Minggu, 09 November 2025

Permainan Dorong Ban Latih Gerak Lokomotor Anak



PERMAINAN dorong ban bekas ini populer di semua daerah di Indonesia. Saya waktu anak² dulu juga main ini. Tapi karena sulit cari ban bekas, kami pakai besi bekas berbentuk lingkaran, kadang pakai pelek sepeda bekas. Treknya tak tentu arah, kadang keliling kampung, tapi sesekali bisa nyasar ke luar kampung sampai ke Pasa Rabaa. Magrib² baru pulang dengan badang kumal dan bau.

Tapi bermain dorong ban bekas ini menurut akademisi kampus justru sangat bagus untuk melatih gerak lokomotor anak. Ada penelitiannya di jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.. Penelitinya Adelianti Derman', Dadan Suryana. Begini menurut penelitian ini:

Menurut Triharso (2013) bermain memberikan kesempatan kepada untuk melatih menggerakkan otot-otot tubuhnya melalui berbagai kegiatan bermain. Tidak hanya itu bermain dapat juga menyalurkan energi yang berlebih pada anak. Sehingga otot-otot tubuh anak berkembang dengan kuat.

Permainan pacu ban bekas adalah permainan kreasi yang berasal dari ban bekas dan alat pemukulnya (pendorong roda sekaligus sebagai stir) yang terbuat dari kayu atau bilah bambu. Cara memainkannya yaitu dengan menggelindingkan ban bekas dan kemudian dipukul-pukul dengan menggunakan kayu atau bilah bambu supaya ban terus berputar, lalu anak akan terus berlari mengikuti jalan ban tersebut dengan berpacu bersama anak-anak lainnya. Muafikoh (2018) menjelaskan permainan balap dorong ban merupakan permainan tradisional balap lari yang menggunakan tongkat untuk mendorong sebuah ban ke garis finish tanpa terjatuh. Permainan ini hanya membutuhkan ban sepeda motor atau ban sepeda bekas yang sudah tidak dipakai lagi dengan tongkat pemukul yang berukuran 15 cm. 

Permainan balap dorong ban bersifat energik, menyenangkan, menarik, dan sangat menghibur untuk dimainkan karena dapat menyalurkan semua energi yang berlebih yang dimiliki anak, selain itu juga

Menurut penelitian ini, bermain dorong ban bekas bisa melatih gerak lokomotor anak. Dewasa ini perkembangan gawai memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak. Anak menjadi jarang berkegiatan fisik yang berpengaruh buruk bagi kemampuan gerak lokomotor. Sehingga dibutuhkan variasi gerak stimulant yang dapat dibalut dengan permainan yang menarik serta menyenangkan. 

Menurut Khadijah & Amelia (2021) gerak lokomotor ialah pergerakan tubuh dari satu tempat menuju tempat lain yang terdiri dari gerak dasar berlari, berjalan, dan meloncat. Melalui aktivitas yang menarik, anak bisa mendapatkan lebih banyak kesenangan dari melakukan aktivitas yang melibatkan motorik kasar, salah satunya dengan gerak lokomotor. Karena keseharian anak dalam bermain umumnya menggunakan gerak dasar seperti berjalan, berlari dan meloncat. gerak dasar lokomotor bisa dikombinasikan melalui berbagai macam permainan agar dapat menstimulasi

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh permainan pacu ban bekas terhadap kemampuan gerak lokomotor anak pada Taman Kanak-kanak Harapan Bunda Kota Padang, dengan sampel 20 orang yang meliputi 10 anak dikelas eksperimen serta 10 anak di kelas kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pada bentuk Quasi Eksperimen. Teknik pengumpulan data memakai tes perbuatan dengan 5 butir item pernyataan sebagai alat ukur pada pengumpulan data. Uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis merupakan alat yang dipergunakan pada analisis data yang dikumpulkan. Berlandas pada hasil perhitungan memakai uji-t dengan bantuan SPSS 25.00 diketahui nilai sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,023<0.05. Dapat disimpulkan bahwa permainan pacu ban bekas berpengaruh terhadap kemampuan gerak lokomotor anak di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Padang.

Jadi, permainan pacu ban bekas dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar terutama pada keterampilan gerak lokomotor anak usia dini. Menurut Muafikoh (2018) tujuan pengembangan keterampilan motorik kasar anak usia dini guna peningkatan kemampuan guna mengelola dan mengontrol gerakan pada koordinasi tubuh maupun peningkatan keterampilan fisik tubuh. Selain itu melalui permainan pacu ban bekas dapat menumbuhkan semangat pantang menyerah, mengajak anak selalu riang gembira bersama berpacu bersama teman-temannya dan melatih kesabaran pada anak sejak dini. Permainan balap ban dapat menstimulasi aspek motorik kasar anak dengan melatih ketangkasan dan keseimbangan tubuh anak. (Muafikoh. 2018).

Berlandaskan pengamatan yang dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Harapan Bunda Kota Padang, teridentifikasi permasalahan terkait perkembangan motorik kasar, khususnya pada kemampuan gerak lokomotor anak. Yakni minimnya kegiatan atau permainan yang dapat menstimulasi kemampuan gerak lokomotor anak. Dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan lebih banyak mengembangkan aspek kognitif, seperti menulis angka, menghubungkan dan menghitung gambar. Anak hanya dituntut untuk duduk dikursinya masing-masing. Selain itu alat permainan yang digunakan dalam mengembangkan gerak lokomotor anak selama ini hanya menggunakan permainan lari estafet yang dimainkan pada hari rabu setiap minggunya. Sehingga menimbulkan kebosanan dan kejenuhan terhadap anak. Untuk itu peneliti bertujuan memberikan inovasi baru yaitu menciptakan suatu permainan yang menarik bagi anak dalam mengembangkan.

Gambar: lukisan cat minyak dan cat air bergaya urban street scene watercolor impressionism. Dibuat dengan bantuan AI Studio.

#geraklokomotoranak, #universitanegeripadang #anakusiadini #pacubanbekas

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 272)
"Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya." (HR. Ahmad)

Tulis komentar