Kamis, 16 Oktober 2025

10 Cara Agar Istiqamah dalam Berislam



Sebagai muslim kita tentu mengharapkan bisa istiqamah dalam menjalan agama. Menjalankan dalam semua kesempatan dan dalam semua aspek.  Namun hal itu bukanlah perkara mudah. Tentu saja yang utama adalah perlu dasar yakni ilmu, pengetahuan dan ikhtiar.

Nah, sebelumnya tidak boleh tidak, kita harus memahami dulu apa yang dimaksud dengan istilah istiqamah itu sendiri. Kata "istiqomah" berasal dari Istiqooma – Yastaqimu – Istiqoomatan, yang artinya tegak lurus, tetap, sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Dalam makna yang luas, istiqomah berarti bersikap teguh untuk melakukan suatu kebaikan, membela dan mempertahankan keimanan dan keislaman meskipun harus menghadapi segala cobaan.

Salah seorang sahabat pernah bertanya kepada Nabi ﷺ:

“Wahai Rasulullah, tunjukkan kepadaku satu perkara dalam Islam yang setelah itu aku tidak perlu lagi bertanya kepada siapa pun.”

Nabi menjawab:

«قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ»

“Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, lalu istiqamahlah!” (HR. Ahmad)

Dalam riwayat lain, seorang sahabat berkata:

“Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku satu amalan yang bisa aku pegang terus.”

Beliau menjawab:

«عَلَيْكَ بِالْهِجْرَةِ فَإِنَّهُ لَا مِثْلَ لَهَا»

“Peganglah hijrah, karena tak ada yang sebanding dengannya.” (HR. An-Nasa’i)


Para ulama dan pakar juga sudah memberikan panduan bagaimana kita bisa mencapai istiqamah tersebut. Beriku ini adalah 10 cara untuk istiqamah dalam Islam: memperkuat niat dan keikhlasan, mendekatkan diri pada Al-Qur'an, berdoa memohon keteguhan hati, serta bergaul dengan orang-orang saleh. Cara lainnya meliputi menjauhi maksiat dan segala sesuatu yang mendekatkannya, membuat jadwal ibadah yang teratur, mempelajari kisah para nabi dan orang saleh, berdzikir dan mengingat Allah, meneladani akhlak mulia, serta terus mengevaluasi diri secara berkala. 

1. Memperkuat Niat dan Keikhlasan

- Luruskan niat hanya karena Allah, sehingga segala amal perbuatan baik dilakukan secara konsisten, baik saat sendiri maupun di depan orang lain.

- Ingatlah tujuan awal berhijrah dan keyakinan kuat di balik setiap ibadah. 

2. Mendekatkan Diri pada Al-Qur'an

Membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an secara rutin akan memperkuat keyakinan dan keimanan. 

3. Memperbanyak Doa 

Berdoa kepada Allah agar diberikan keteguhan hati dan dijaga di jalan-Nya. Doa adalah bentuk pengakuan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan selain dari Allah. 

4. Bergaul dengan Orang-orang Saleh 

Lingkungan pertemanan sangat memengaruhi istiqamah. Berkumpul dengan orang-orang yang gemar berbuat baik akan membantu menjaga semangat. 

5. Menjauhi Maksiat dan Godaan 

Hindari segala macam bentuk maksiat dan hal-hal yang dapat mendekatkan diri pada syahwat atau hawa nafsu tercela. 


6. Membuat Jadwal Ibadah 

Susun jadwal ibadah harian yang realistis dan patuhi secara konsisten, seperti shalat, dzikir, dan amalan sunnah lainnya. 

7. Mempelajari Kisah Para Nabi dan Orang Saleh 

Teladani kisah-kisah para nabi dan orang-orang saleh untuk membangkitkan semangat dan kesabaran. 

8. Berdzikir dan Mengingat Allah 

Perbanyak zikir dan istighfar untuk terus terhubung dengan Allah dan menjaga hati agar tidak lalai. 


9. Meneladani Akhlak Mulia

Tumbuhkan akhlak yang mendukung istiqamah, seperti sabar, tawakal, dan rasa cinta kepada Allah. 


10. Melakukan Evaluasi Diri

Evaluasi diri secara berkala, terutama sebelum tidur. Sadari kesalahan yang dilakukan dan bertekad untuk memperbaikinya di masa depan. 

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat buat pembaca.

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 272)
"Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya." (HR. Ahmad)

Tulis komentar