Sabtu, 18 Oktober 2025

AI Juga Punya Adab

 



MEMORI AI memang menakjubkan. Informasi yang ditempel manusia di seluruh bagian rumah gugel bisa ia ingat dan panggil satu persatu. Potongan² informasi itu dipilih lalu diracik sedemikian rupa menjadi informasi lengkap, hanya dalam hitungan detik, lalu dihidangkan kepada pemesan.
AI disuruh bikin gambar oke, disuruh merekayasa foto oke, bahkan kalau kita suruh mencari tahu prompt sebuah gambar ia bisa pula, menebak unsur² sebuah gambar hingga menjadi sebuah prompt. 

Si AI ini bisa membuat sebuah artikel baru, menulis berita dengan kaidah yg lumayan, membuat tausiyah lengkap dengan ayat² kitab suci, hadis dan pendapat ulama. Membuat artikel kesehatan, tutorial disertai breakdown poin poin penting dengan subjudul, anak judul hingga resume ringkas. 

Misalnya kita tanya: "angka 10.24 pada token listrik artinya apa?" Maka ia akan menjawab dengan terang benderang, lengkap dengan peluang maksimum berapa lama 10.24 Kwh itu bertahan dengan sejumlah kondisi pemakaian listrik. Lalu tanpa diminta ia buatkan pula tausiyah bagaimana cara menghemat listrik. Luar binasa!
Atau misalnya kita minta saran ke AI;

"Bagaimana trik menaklukkan cewek baru yang duduk sebangku dengan kita di bus antar kota?"

Berpikir sejenak, lalu AI menjawab dengan komplit bahkan ia tahu pula adab dan etika. Ini jawaban dan. nasehat AI:

"Daripada menggunakan istilah "menaklukkan", lebih baik dekati dengan cara yang sopan dan beretika. Fokuslah untuk membangun interaksi yang nyaman dan berkesan positif, mengingat kalian berada dalam ruang yang terbatas di bus. 

Berikut adalah trik untuk berinteraksi dengan cewek baru yang duduk sebangku di bus:

1. PERHATIKAN DAN HARGAI PRIVASINYA
- Amati suasana hati dan perilakunya. Apakah dia terlihat sibuk, mendengarkan musik dengan earphone, atau tampak lelah?. Jika ya, jangan ganggu dia.
- Hormati batasannya. Jangan langsung mengajukan pertanyaan yang terlalu pribadi atau terlalu intens. Hal ini bisa membuat dia merasa tidak nyaman. 

2. MULAI PERCAKAPAN RINGAN
Jika dia terlihat santai dan tidak keberatan, Anda bisa memulai percakapan dengan topik yang ringan dan tidak mengancam.
- Situasional. Mulailah dengan mengomentari hal-hal di sekitar kalian, seperti "Busnya lumayan ramai, ya?" atau "Pemandangannya bagus sekali, ya?".
- Beri pujian yang tulus. Puji sesuatu yang tidak bersifat fisik atau seksual, seperti "Saya suka earphone Anda, desainnya unik" atau "Jaket Anda keren". Pujian yang tulus dapat membuka percakapan.
- Ajukan pertanyaan ringan. Tanyakan hal-hal yang tidak terlalu pribadi, misalnya "Apakah Anda sering bepergian dengan rute ini?". 

3. JAGA SIKAP DAN BAHASA TUBUH
- Senyum dan tunjukkan keramahan. Sikap ramah akan membuat orang lain merasa lebih nyaman dan terbuka untuk berinteraksi.
- Jaga bahasa tubuh. Pertahankan kontak mata seperlunya dan jangan menatap terus-menerus. Posisi tubuh yang terbuka, misalnya tidak menyilangkan tangan di depan dada, menunjukkan bahwa Anda terbuka untuk berinteraksi.
- Hindari hal-hal yang mengganggu. Jaga volume suara Anda saat berbicara atau menelepon. Jangan merokok, membuang sampah sembarangan, atau mengonsumsi makanan beraroma menyengat. 

4. JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
- Fokus mendengarkan. Jika dia merespons, dengarkan dia dengan tulus. Hal ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik pada dirinya.
- Ajukan pertanyaan lanjutan. Setelah dia selesai berbicara, ajukan pertanyaan yang relevan dengan apa yang dia ceritakan. Ini menunjukkan bahwa Anda memperhatikan.
- Jangan menghakimi. Hindari memberikan kritik atau meremehkan cerita atau pendapatnya. 

5. JANGAN MEMAKSAKAN DIRI
- Peka terhadap responsnya. Jika dia memberikan sinyal penolakan, seperti memalingkan muka, memasang earphone, atau memberikan jawaban singkat, segera akhiri percakapan dengan sopan.
- Berikan ruang. Jika Anda merasa dia tidak tertarik, berikan dia ruang pribadi dan jangan memaksakan interaksi lebih lanjut. 

Dengan mengikuti tips ini, Anda akan memberikan kesan yang baik dan menghargai orang lain, yang merupakan dasar dari setiap interaksi yang positif.
Cckk....cckkk...cckkkkk...., Kalau saja AI ini sudah ada pada tahun 90an, tentu saya yg introvert ini bisa praktekkan tips ini saat pulang pergi Padang Panjang - Padang dengan Bus NPM Cover Boy.....

“Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al-Baqarah: 272)
"Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya." (HR. Ahmad)

Tulis komentar